semua orang pasti pernah merasakan yang namanya jatuh cinta, kata orang klo kita sedang jatuh cinta dunia ini serasa milik berdua yang lain ngontrak.. he..he...
tapi ternyata cinta juga bisa orang menjadi sedih, apalagi klo kita harus terpaksa mengakhiri hubungan kita dengan yayang, hanya karena orangtua tidak menyetujui dan merestui hubungan kita. Sama hal seperti yang aku rasakan, aku harus memutuskan hubunganku dengan yayangku karena orangtuaku tak menyetujui sedikitpun hubunganku dengan yayangku (debi susanti).
aku gak tahu pasti kenapa orangtuaku sampai mengatakan "mama minta tolong, kamu boleh menjalin hubungan dengan perempuan, tapi, tolong jangan sama perempuan itu". aku gak tahu harus bagaimana lagi untuk menjelaskan kepada orangtuaku klo aku bener-bener suka sama dia (susan) dan aku ingin membangun rumah tangga dengannya. Sewaktu aku menjelaskan kepada keluarga klo aku pengen tunangan dengan yayangku, aku malah dikasih two options, yang pertama Kalau aku memaksakan kehendak, aku harus angkat kaki dari Nias atau aku harus mengikuti pilihan yakni dijodohkan dengan orang yang gak ku kenal yang katanya sudah jadi PNS di Gunungsitoli.
aku jadi pusing memikirkan hal tersebut, aku seperti mendapat pilihan buah simalakama, klo aku turuti maka aku akan kehilangan orang yang aku sayangi dan klo tidak aku turuti, aku juga akan jauh dari orang yang aku sayangi. Akhirnya aku ambil jalan tengah dengan tidak memilih apapun dari option yang diberikan sama keluarga. Aku memutuskan untuk sekolah lagi.
aku juga tidak bisa menyalahkan orangtuaku sepenuhnya, karena memang aku akui, aku masih belum pengen cepat-cepat nikah, namun pihak dari yayangku pengen aku dan yayang aku cepat nikah. Jadi bingung...... harus bagaimana, tapi klo yayang aku mau nunggu kali aja bisa ya.....
Aku udah coba bilang ama yayang aku, klo aku pengen sekolah lagi, dan dia mau nunggu, namun yang menjadi pertanyaan bagi aku, apakah orangtua yayang aku mau nunggu dan ngasih aku waktu untuk menyelesaikan sekolah dulu, karena aku pernah mengatakan langsung kepada orangtua yayang aku, tapi mereka malah bilang "buat apa kami tanggapi hubungan kalian, klo memang kamu mau sekolah lagi"
Sampai sekarang aku masih belum mendapatkan jawabannya. binguuuung jadinya.
Friday, March 21, 2008
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment